Di sebuah Hutan belantara berdirilah sebuah sekolah para binatang.
Statusnya "disamakan" dengan sekolah manusia. Maksudnya kurikulum sekolah tersebut mewajibkan setiap siswa lulus semua pelajaran dan mendapatkan ijazah.
Terdapat 5 mata pelajaran dlm sekolah tsb.
a. Terbang
b. Berenang
C. Memanjat
d. Berlari
E. Menyelam
Banyak siswa yang bersekolah di "Sekolah Para Binatang", ada ...
elang,
tupai,
bebek,
rusa dan
katak.
Terlihat di awal masuk sekolah, masing2 siswa memiiki keunggulan pada mata pelajaran tertentu.
Elang, ....
sangat unggul dalam terbang. Dia memiliki kemampuan yg berada diatas kemampuan binatang lain.
Demikian juga
katak, ....
sangat mahir pd pelajaran menyelam.
Namun, beberapa waktu kemudian krn "Sekolah Para Binatang" mewajibkan semua harus lulus 5 Mapel, maka mulailah si Elang belajar memanjat dan berlari.
Tupai ....
berkali-kali jatuh dari dahan yg tinggi krn belajar terbang.
Bebek ....
seringkali ditertawakan meski sdh bisa berlari dan sedikit terbang. Namun sdh mulai tampak putus asa ketika mengikuti pelajaran memanjat.
Semua siswa berusaha dg susah payah namun belum jg menunjukkan hasil yg lebih baik.
Tidak ada siswa yg menguasai 5 mapel tsb dengan sempurna.
Kini, kelama-lamaan.
Tupai ....
sudah mulai lupa cara memanjat.
bebek ....
sudah tidak dapat berenang dg baik krn sebelah kakinya patah dan sirip kakinya robek, krn terlalu sering belajar memanjat.
SOBAT....
Kondisi inilah yang saat ini terjadi, mirip dengan kondisi di kehidupan kita.
Orang berharap serba bisa. Tanpa memperhatikan dan fokus pada potensi dirinya masing masing.
Fokuslah dengan kelebihan kita, kawal, stimulasi dan senantiasa fasilitasi agar terus berkembang.
Janganlah kita disibukkan dengan kekurangannya saja.
GALI POTENSI DIRI YG ADA SESUAI DENGAN KELEBIHANNYA MASING-MASING.
Semoga bermanfaat untuk kita semua...
____________________________________
KEGIATAN POSITIF PEMUDA KECAMATAN KRANGKENG
Ngopi bersama Santri Almuttaba
Jamiyah Singakerta kecamatan Krangkeng kab. Indramayu
Bersama ki Dorman seniman IKMI se wil Cirebon
Rutinan ngaji kang Haris
Latian hadroh rutinan
Ngaji rutinan dengan ustdaz Haris






Tidak ada komentar:
Posting Komentar